Profil Agni S Mayangsari Penulis Buku Hearty Service

0
21

Profil ini saya kutip dari buku Hearty Service yang di tulis oleh mbak Mayang. Saya mendapat buku ini saat bekerja di surabaya dan mengikuti trainingnya di sebuah hotel di Surabaya.

Agni S. Mayangsari adalah lifetime learner di tengah pilihan profesinya sebagai trainer, motivator, seminar speaker, & training consultant. Status pembelajar selalu ia sematkan dimanapun ia berada dan pada aktivitas apapun yang dilakukannya.

Wanita cantik ini (ini sesuai yang ada di buku loh ya 😅) memulai karirnya di dunia hospitality pada tahun 2004, dengan jabatan sebagai english teacher sesuai dengan jurusan yang ia ambil di Universitas Diponegoro, Sastra Inggris. Kebiasaan memenangi memenangi berbagai kompetisi hingga menyabet predikat mahasiswa teladan membuatnya selalu berfikir out of the box. Sehingga meskipun ‘hanya’ berprofesi sebagai English Teacher di Hotel Ibis Rajawali Surabaya, ia mampu belajar dengan cepat banyak hal yang berkenaan dengan dunia perhotelan. Metode belajar yang ia terapkan bukan sekedar metode in-class teaching, namun juga dengan mendatangi partisipan kelasnya di tempat mereka bekerja. Metode kedua inilah yang menjadikan dia sebagai teacher sekaligus learner.

Dua tahun kemudian, lulusan terbaik dengan predikat cumlaude dari Universitas Diponegoro pada tahun 2002 tersebut, dipercaya mengemban posisi executive secretary sebuah hotel bintang empat yang masih satu jaringan dengan tempatnya bekerja sebelumnya. Pada tahun tersebut, hotel yang kini bernama Mercure Grand Mirama Surabaya itu masih dalam tahap pre opening. Tidak hanya itu, ia kemudian juga di percaya untuk meng-handle hal-hal yang berkenaan dengan mass media, sebagai public relation in-charge. Kemampuan menulisnya mulai terasah ketika sering di percaya menyelesaikan tugas membuat notulen hingga menyusun press release pada jabatan rangkap ini.

Dua tahun menjabat posisi tersebut membuat wanita yang lahir di Kediri, Jawa Timur ini menyadari akan passion-nya untuk selalu belajar dan developing others. Gayung pun bersambut. Ia kemudian di transfer ke bagian Sumber Daya Manusia khususnya training and development. Setelah berhasil lolos dalam trainer certification yang di lakukan oleh Accor Academia Asia, ia juga mulai mendedikasikan sebagian waktunya untuk menjadi dosen ‘Etika Profesi’ di salah satu sekolah tinggi pariwisata dan menjadi dosen tamu di beberapa sekolah tinggi perhotelan lainnya.

Sebelum akhirnya memutuskan untuk menjadi trainer independent, ia juga sempat membantu proses pre opening sebuah hotel berbintang lima di Surabaya. Posisinya sebagai training manager di hotel tersebut memberinya kesempatan yang luas untuk mengetahui banyak hal yang berhubungan dengan human resource planning. Mulai dari proses forecasting hiring needs, membuat job anaysis, job description, melakukan recruitment, hingga membuat employee areagement.

Tahun 2011 merupakan tahun penting dalam hidupnya. Ia memutuskan untuk memberikan pelatihan mengenai pelayanan kepada lebih banyak orang. Aktivitas ini pun diimbangi dengan terus menjadi learner pada beberapa ahli seperti Mario Teguh, James Gwee, Ronny F. Ronodirdjo (licensed trainer of NLP™ milik Richard Bandler), Jamil Azzaini, Ary Ginanjar, Andrias Harefa, dan lain-lain. Ia juga telah memperoleh lisensi Akademi Trainer.

Ditengah kesibukannya memberikan pelatihan di berbagai perusahaan dan instansi diberbagai kota di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga Batam dan Kepulauan Riau, ia terus memperkuat predikat learner-nya. Tahun 2012 wanita kelahiran Kediri ini melanjutkan studinya di Program Studi Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pascasarjana Universitas Airlangga Surabaya dan berhasil lulus dengan meraih IPK tertinggi di angkatannya serta meraih predikat cumlaude.

Ia juga mendapat rekomendasi langsung dari Institute of Heartmath di California, Amerika Serikat untuk menuliskan teori hasil penelitian mereka ke dalam buku ini. institut ini telah melakukan penelitian ilmiah mengenai psychophysioligy dari stress, emosi, serta antara hubungan jantung dan otak. Hasil penelitian inilah yang kemudian membuka paradigma baru mengenai heartset.

Sejumlah perusahaan atau instansi yang pernah dan masih menjadi kliennya adalah : Rumah Sakit Katolik Saint a Pauli (RKZ Surabaya), Bank BJB Sariah, PT. Pembangkit Jawa Bali Service (Surabaya), Kantor Bersama Samsat Jawa Timur, PT. Petrokimia Gresik, PT. Salam Pacific Indonesia Lines (PT. SPIL), PT. Aneka Tuna Indonesia, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Daerah Kota Batam, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Gresik, Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, Universitas Airlangga Surabaya, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Managemen Kepelabuhan (Sekolah Tinggi milik PT. Pelindo III), dan Pemerintah Kabupaten Gresik. Ia juga menjadi pembicara untuk Motivator Muslim Muda Surabaya, Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya, dan Yayasan Peduli Kasih Khusus ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) di Surabaya juga Pesantren Modern Bumi Sholawat.

Sejalan dengan falsafah hidupnya, a lifetime learner, ia menandai setiap pelatihannya dengan LM, learn with Mayang. Meski sederhana, sebenarnya makna yang terkandung di balik Learn with Mayang jauh lebih dalam. LM juga bisa dimaknai sebagai Lazuard Minded. Lazuard nama akhir kedua putranya. Artinya, apapun yang ia lakukan dalam wadah tersebut, semua tak lepas dari fitrah terindahnya sebagai seorang Ibu.

Nah itulah sobat, profil mengenai Mbak Agni S. Mayangsari, semoga bermanfaat 😊

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here