Pengertian Seni Kriya Secara Lengkap Beserta Fungsi, Jenis, Macam dan Contohnya

1
474
pengertian seni kriya

Pengertian Seni Kriya – Indonesia adalah sebuah negara yang memiliki karya seni yang sangat terkenal, terutama hasil dari kerajinan tangan yang di ciptakannya. Banyak sekali jenis kerajinan tangan yang telah menghasilkan sebuah karya seni yang tidak kalah menarik. Berbagai jenis kerajinan tangan yang ada merupakan sebuah bentuk untuk mempertahankan keanekaragaman karya seni tradisional.

Hasil dari kerajinan tangan tersebut biasa di sebut dengan karya seni. Pada kesempatan ini Rumput Hidup akan membahas beberapa pengertian, fungsi, jenis, macam dan contoh dari seni kriya. Hal ini perlu diketahui karena merupakan sebuah hal yang begitu penting untuk kita yang berada di tengah – tengah negara yang begitu kaya dengan hasil dari kerajinan tangannya atau karya seni.

Pengertian Seni Kriya

Pengertian Seni Kriya – Sebutan atau istilah seni kriya ini awal mulanya ialah berasal dari bahasa Sanskerta yaitu : “Krya” yang memiliki arti “mengerjakan”. Yang setelah itu berkembang menjadi sebuah kata yang bermacam-macam, misalnya saja seperti “Karya, Kriya ataupun Kerja”.

Pengertian Kriya dalam kamus besar bahasa Indonesia mempunyai makna pekerjaan atau sebuah kerajinan tangan. Arti lainnya ialah sebuah keterampilan dalam mengerjakan maupun membuat sesuatu.

Fungsi Seni Kriya

Fungsi Seni Kriya – Fungsi dari seni kriya ini merupakan sebuah karya seni yang secara garis besar bisa di kategorikan menjadi tiga sebagai berikut ini :

Fungsi seni kriya yang pertama adalah Sebagai Hiasan / Dekorasi

pengertian seni kriya
sumber : hamparan.net

Jenis seni kriya yang digunakan untuk dekorasi ini lebih mengutamakan dari segi rupa dibandingkan dengan fungsinya, maka dari itu beberapa bentuknya juga mengalami sebuah perkembangan. Contoh dari Seni Kriya ini adalah Hiasan dinding, karya seni ukir, patung dan yang lainnya.

Fungsi seni kriya yang kedua iala sebagai benda terapan atau benda yang siap pakai

pengertian seni kriya siap pakai
sumber : satujam.com

Untuk seni kriya jenis ini lebih mengutamakan dari segi fungsinya. Seni kriya jenis ini biasanya memiliki fungsi yaitu sebuah benda yang siap di pakai, namun tidak menghilangkan unsur keindahan yang dimilikinya. Contoh dari seni kriya benda terapan adalah furnitur, keramik beserta yang lainnya.

Kemudian fungsi seni kriya yang ketiga adalah sebagai benda mainan

pengertian seni kriya
sumber : clamby.com

Kamu pasti pernah kan menjumpai seni kriya yang dipakai dan difungsikan sebagai alat permainan?

Biasanya jenis seni kriya ini mempunyai bentuk sederhana, selain itu bahan yang digunakan untuk membuat mainannya pun relatif mudah dicari dan di dapatkan selain itu pengerjaannya juga lebih mudah. Harga dari seni kriya jenis ini juga sangat murah dan terjangkau. Contoh dari seni kriya jenis ini ialah boneka, congklak dan lain – lain.

Jenis – Jenis Seni Kriya

Kamu juga perlu tau sobat, bahwasanya seni kriya itu memiliki banyak sekali jenis-jenisnya dan diantara sekian jenis seni kriya ini, kebanyakan bahan yang di pakai untuk membuatnya ialah berasal dari bahan – bahan alami atau berasal dari alam.

Nah untuk lebih memahami dan lebih jelasnya bisa simak ulasan berikut ini ya sobat…

Seni Kriya Berdasarkan Bahan

Jika kita lihat dari bahan yang digunakan, ternyata kita bisa mengetahui bahwasanya seni kriya ini dibuat dengan aneka ragam bahan yang ada. Artinya seni kriya ini mempunyai banyak sekali variasi, selain model dan juga bentuknya yang bervarian ternyata bahan yang digunakannya pun juga bervariasi. Nah berikut ini adalah beberapa variasi bahan-bahan yang digunakan untuk menciptakan karya seni kriya:

Kayu, merupakan bahan yang digunakan untuk menciptakan sebuah karya seni, yang dibuat menggunakan bahan utamanya adalah berasal dari kayu. Contoh dari hasil seni kriya ini adalah : Patung, Wayang Golek, Hiasan Ukir, Topeng, Furnitur dan lain – lain.

Tekstil, Merupakan bahan yang di pakai dan digunakan untuk membuat seni kriya yang memanfaatkan kain sebagai bahan dasar untuk membuat sebuah karya seni. Contoh dari hasil seni kriya yang di buat menggunakan bahan tekstil ini adalah batik tenun.

Keramik / Tanah yang di bakar, merupakan salah satu bahan yang bisa di pakai dan digunakan sebagai bahan utama dari pembuatan karya seni kriya. Hasil dari seni kriya yang menggunakan bahan keramik atau tanah yang dibakar adalah, gentong, keramik lantai dll.

Logam, merupakan salah satu bahan yang digunakan untuk membuat seni kriya.Contoh hasil dari seni kriya yang menggunakan bahan logam ini adalah keris, golok dan lainnya.

Kulit, selain logam ternyata kuulit juga bisa di manfaatkan untuk menciptakan karya seni kriya loh. Nah contoh dari seni kriya yang di hasilkan dari bahan klulit ini adalah dompet, wayang kulit, bedug dan lain sebagainya.

Yang terakhir adalah Batu, merupakan sebuah hasil seni kriya yang di cipatkan dari bahan bebatuan, misalnya batu akik, jesper dan lain sebagainya.

Seni Kriya berdasarkan Teknik Pembuatannya

Selain dilihat dari bahan yang digunakan untuk membuat seni kriya, seni kriya juga memiliki bermacam-macam teknik dalam pembuatannya. Nah berikut ini adalah beberapa jenis teknik yang digunakan untuk membuat seni kriya.

  • Teknik Pahat Ukir, teknik ini adalah teknik pembuatan seni kriya dengan cara pembuatannya yaitu dengan dipahat ataupun dilakukan pengukiran. Teknik jenis ini banyak diterapkan pada pembuatan seni kriya dengan bahan kayu, batu dan juga logam. Contoh dari seni kriya ini adalah patung kayu dan batu.
  • Teknik Batik, merupakan teknik pembuatan seni kriya dengan teknik pembuatan cap, tulis dan lukis guna menghasilkan sebuah karya seni berupa kain batik. Bahan yang dipakai untuk pembuatan seni kriya jenis ini adlaah bahan kain.
  • Tenun, merupakan seni kriya yang di buat dengan cara teknik di tenun. Contohnya adalah tenun songket dan juga tenun ikat.
  • Teknik Anyaman, adalah sebuah teknik pembuatan seni kriya yang memiliki pola dalam menyusun bahan secara tindih – menindih, silang – menyilang, lipat – melipat, dan lungsen. Misalnya adalah bambu dan anyaman dari bahan rotan.
  • Kemudian yang terakhir adalah Bordir / Sulam, merupakan teknik seni kriya yang menempatkan benang pada kain guna dijahit sedemikian rupa, sehingga memiliki bentuk pola yang memiliki fungsi agar kain tampakl lebih indah. Contoh dari teknik ini adalah bordiran pada baju, kain taplak dan lain – lain.

Nah itulaha penjelasan singkat mengenai pengertian seni kriya yang bisa saya tuliskan, semoga bermanfaat, terima kasih.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here