Setelah beberapa bulan yang lalu cukup lama tinggal di Magetan tepatnya saat di Sintesa, membuat saya ingin menulis soal makanan khas Magetan.

Kabupaten Magetan terletak di wilayah timur lereng gunung lawu. Jika sobat berada disini, sobat akan merasakan suasana yang sejuk, asri, indah, tentram dan terbebas dari polutan.

Sayang sekali, saya nggak tinggal disini, padahal udaranya sangat sejuk. Namun walau demikian, selama tinggal di Magetan selama kurang lebih satu tahun sudah terdapat banyak kenangan-kenangan yang sudah cukup memuaskan walau nggak tinggal disana.

Selain terkenal akan keindahan dan kesejukan alamnya, di Magetan juga ada banyak sekali makanan khas yang bisa sobat cobain saat pergi atau singgah di sana.

Nah, penasaran dengan kuliner khas yang ada di Magetan? Berikut ulasan selengkapnya.

Ayam Panggang Gandu

Jika sobat pecinta ayam panggang, maka ayam panggang gandu bisa menjadi salah satu pilihan makanan yang harus sobat cobain saat singgah di Magetan.

Ayam panggang gandu berlokasi di Jalan Raya Ngawi Madiun, tepatnya didesa Gandu, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan.

Desa Gandu disebut sebagai sentra ayam panggang karena mayoritas warganya memproduksi ayam panggang dan menjualnya secara langsung dari rumah masing-masing. Salah satu home industry ayam panggang yang cukup terkenal adalah milik Bu Setu.

Disini, jenis ayam yang digunakan adalah ayam kampung yang dibakar dengan cara yang tradisional dengan menggunakan kayu bakar selama beberapa jam dan dibolak-balik serta diolesi dengan bumbu-bumbu khas.

Dua varian bumbu yang menjadi andalan di sini adalah bumbu pedas dan bumbu gurih yang ditambah dengan sambel terasi, sambal bawang, aneka macam lalapan segar, trancam botok, dan nasi putih hangat. Sekali saja sobat mencicipinya, dijamin pasti bikin ketagihan.

Sate Kelinci Khas Telaga Sarangan

Pada umumnya sate terbuat dari bahan dasar daging kambing, daging ayam ataupun daging sapi. Namun pernahkah sobat mendengar atau pernah mencicipi sate kelinci? Nah jika sobat penasaran dengan rasanya, sobat bisa datang ke Magetan untuk mencicipinya.

Sobat nggak perlu khawatir dengan kuliner khas Magetan yang satu ini, karena pada umumnya kelinci memang salah satu hewan yang banyak dijadikan makanan untuk dikonsumsi di sini, selain diolah sebagai sate, biasanya daging kelinci juga sering dijadikan olahan masakan lainnya.

Sate kelinci ini sangat mudah ditemukan di sekeliling Telaga Sarangan, Kecamatan Plaosan. Daging kelinci sendiri memiliki rasa yang mirip dengan daging ayam.

Biasanya satu porsi sate kelinci terdiri dari 10 tusuk, yang dilengkapi dengan lontong dan juga bumbu pedas dan manis yang semakin menambah cita rasa lezat sate kelinci tersebut.

Bakso Granat Khas Magetan

Disebut bakso granat bukan karena baksonya bisa meledak ya sob, namun disebut demikian karena bakso ini memiliki ukuran yang besar dan jumbo.

Hampir setiap hari lokasi penjualan bakso granat yang berada di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan ini selalu dipenuhi oleh pengunjung yang datang dari berbagai daerah.

Saat ini bakso granat sudah memiliki banyak cabang di daerah Magetan, Madiun dan juga Sragen. Soal rasa nggak perlu khawatir dijamin sekali mencicipinya, sobat pasti pengen nyoba lagi.

Nasi Pecel Khas Magetan

Jika sobat pecinta nasi pecel, pasti yang pertama kali sobat bayangkan adalah Kota Madiun. Madiun memang terkenal dengan nasi pecelnya yang khas, sampai-sampai Kota Madiun dikenal dengan julukan Kota Pecel.

Namun perlu sobat ketahui pula, bahwasanya di Magetan juga ada kuliner khas nasi pecel loh. Untuk mencari makanan khas yang satu ini, sobat bisa dengan mudah meneukannya di sudut-sudut jalan.

Cita rasa nasi pecel yang ada di Magetan nggak kalah lezatnya dengan nasi pecel Madiun, hal ini dikarenakan Magetan dan Madiun terletak bersebelahan dalam satu wilayah.

Biasanya nasi pecel di Magetan disajikan dengan lauk seperti kerupuk, peyek, tempe goreng atau yang lainnya.

Soal harga, nasi pecel di Magetan ini memiliki harga yang receh banget. Pada umumnya untuk nasi pecel dengan lauk tempe atau kerupuk, biasanya diberi harga sekitar 3000 rupiah saja. Namun dengan porsi yang buanyak banget, cukuplah untuk menu sarapan sehari-hari.

Tepo Tahu Khas Magetan

Selain nasi pecel, di Magetan juga ada banyak sekali kuliner khas yang terbuat dari tahu, namanya adalah Tepo Tahu.

Tepo tahu di Magetan merupakan makanan tradisional yang sangat khas dan berbeda dengan daerah lainnya. Tepo tahu dibuat dari berbagai macam olahan, seperti lontong, dengan campuran sayur toge, sayur bayam, kangkung, kubis dan sayuran pelengkap lainnya.

Disebut dengan tepo tahu karena setiap tepo tahu di Magetan selalu dicampur dengan irisan tahu dan juga irisan tempe. Sehingga membuatnya disebut dengan tepo tahu. Tepo disini ada yang dibumbui dengan sambal dan ada pula yang dibumbui dengan sambel pecel.

Untuk menambah cita rasanya, biasanya tepo tahu juga dicampur dengan kecap, tepo tahu yang dibumbui dengan sambel pecel juga biasa disebut dengan tepo pecel.

Namun kalau sayurannya dicampur biasa disebut dengan tepo campur. Di Magetan juga bisa sobat jumpai tepo yang dikombinasikan dengan olahan kikil sapi.

Sempolan Khas Magetan

Makanan Khas Magetan

Sempolan merupakan salah satu makanan khas yang juga dapat dijumpai di Magetan. Untuk mencicipi sempolan ini, sobat bisa mencarinya di daerah Gorang-Gareng di Magetan.

Di Gorang-Gareng selain mencari sempolan, biasanya juga terdapat makanan khas Magetan lainnya, seperti seblak, tahu crispy, bakso klenger, ayam geprek dan yang lainnya.

Sempolan merupakan makanan khas yang terbuat dari tepung terigu dan tepung kanji yang dijadikan adonan. Kemudian ditambah dengan aneka bumbu pelengkap, dalam adonan sempolan juga dapat ditambah variasi lainnya misalnya penambahan daging ayam giling.

Sempolan yang sudah jadi, biasanya digoreng setengah matang, lalu dicelupkan kedalam kocokan telur lalu digoreng kembali, sehingga menambah rasa lezatnya.

Bentuk sempola sendiri, berbentu seperti sate yang ditusuk menggunakan bambu. Rasanya cukup lezat, kenyal dan gurih, akan lebih nikmat jika dicelup kedalam saos atau sambal terlebih dahulu sebelum di makan.

Ayam Tulang Lunak Pringgodani

Ingin menikmati olahan ayam yang berbeda? seperti makan daging ayam bersama dengan tulangnya? Hmm nggak kebayang kan gimana rasanya makan daging ayam bareng sama tulang-tulangnya sekaligus.

Rumah makan Pringgodani merupakan salah satu rumah makan yang menyediakan makanan khas berupa ayam yang dimakan dengan tulangnya nih sob. Nggak perlu khawatir, karena tulang ayamnya adalah tulang ayam yang lunak.

Rumah makan Pringgodani memiliki suasana yang asri dan sejuk, berbentuk gazebo dan lesehan, sehingga akan terasa lebih nyaman untuk menikmati olahan khas ayam tulang lunak yang ada disini.

Ditambah lagi dengan racikan bumbunya yang bikin nendang lidah, dijamin sobat pasti ketagihan buat nyoba lagi.

Ayam Kukus dan Gurame Manis

Makanan Khas Magetan

Jika sobat mencari rumah makan yang menyediakan olahan daging ayam dan ikan gurame, rumah makan Pawon Sewu ini akan menjadi pilihan yang tepat buat sobat.

Rumah makan Pawon Sewu beralamat di Jl. Raya Sarangan No. 25, Sidorejo, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Kuliner khas dirumah makan ini adalah ayam kukus, seperti ayam kukus rujak, ayam kukus goreng manis dan pedas dan juga ayam kukus bakar.

Selain ayam kukus yang menjadi andalannya, disini juga dapat sobat temui olahan lainnya seperti iga bakar, udang pedas dan manis, serta olahan ikan nila dan juga gurame juga ada di sini.

Rumah makan Pawon Sewu dibangun diantara ladang persawahan yang hijau nan sejuk. Sehingga akan semakin mantap menyantap beragam masakan yang disediakannya. Penasaran dengan rasanya? Datang aja langsung kesini.

Getuk Lindri dan Getuk Pisang Diana

Makanan Khas Magetan

Getuk lindri merupakan salah satu makanan tradisinonal yang menjadi favorit saya. Getuk lindri adalah olahan makanan yang terbuat dari bahan dasar singkong yang dihaluskan, lalu diberi gula dan juga pewarna makanan.

Sedangkan getuk pisang, adalah olahan makanan yang terbuat dari bahan dasar pisang yang dihaluskan lalu dikukus beberapa saat hingga matang.

Jika sobat penasaran dengan rasa yang terdapat pada getuk pisang, sobat bisa langsung mencobanya dan datang langsung ke Magetan. Salah satu produsen terkenal getuk pisang di Magetan adalah Getuk Diana yang terletak di Jalan Timor, Magetan.

Jerangking Khas Magetan

Makanan Khas Magetan

Bentuk jerangking hampir sama dengan kerupuk lempeng, hanya saja kerupuk jerangking ini terbuat dari olahan beras ketan.

Kerupuk jerangking diolah dengan cara dipanggang sehingga memiliki bentuk dan warna merah seperti gosong. Kerupuk jerangking juga diolah tanpa menggunakan bahan penyedap rasa, karena sudah memiliki rasa yang gurih dan nikmat saat dimakan.

Selain bisa langsung disantap, kerupuk ini juga bisa menjadi oleh-oleh untuk keluarga sobat dirumah. Berbicara soal oleh-oleh, selain kerupuk jerangking sobat juga bisa membawakan roti bolu untuk keluarga sobat dirumah.


Nah, sekarang sobat sudah tahu kan beberapa masakan khas Magetan yang menggugah selera makan sobat.

Perlu sobat ketahui selain beberapa daftar makanan khas Magetan diatas, masih ada banyak lagi makanan khas Magetan lainnya yang bisa sobat eksplore sendiri. Sekian dari saya, terima kasih semoga bermanfaat 😁.

Referensi :

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *