Macam Macam Topologi Jaringan (Pengertian, Kelebihan dan kekurangannya)

Macam Macam Topologi Jaringan – Hai sobat, sudah tahukah sobat apa yang dimaksud dengan topologi jaringan?

Pengertian topologi jaringan secara umum adalah suatu susunan komputer secara fisik pada suatu jaringan. Fungsinya sendiri adalah agar setiap komputer dapat saling terhubung.

Macam macam topologi jaringan sendiri ada beberapa jenis, misalnya : topologi bintang, cincin, bus, pohon maupun tak beraturan. Dibawah nanti akan saya jelaskan beberapa jenis topologi jaringan.

Namun pada umumnya, jenis topologi jaringan yang paling umum digunakan dalam jaringan LAN (Local Area Network) ada 4 macam, yakni : bintang, cincin, bus dan juga pohon (tree).

Secara lengkap, macam macam topologi jaringan dibagi menjadi 10 jenis, berikut diantaranya.

Macam Macam Topologi Jaringan Komputer Terlengkap

  1. Topologi Jaringan Bus
  2. Topologi Jaringan Star
  3. Topologi Jaringan Ring
  4. Topologi Jaringan Tree
  5. Topologi Jaringan Mesh
  6. Topologi Jaringan Peer to Peer
  7. Topologi Jaringan Linier
  8. Topologi Jaringan Hybrid
  9. Topologi Jaringan Broadcast
  10. Topologi Jaringan Hirarki

Berikut penjelasan, kekurangan dan juga kelebihan dari masing-masing macam macam topologi jaringan:

01. Topologi Bus

Topologi Bus

Topologi Bus adalah topologi jaringan yang menggunakan kabel tunggal sebagai media transmisinya. Kabel tersebut akan digunakan untuk menghubungkan seluruh client dan server.

Jenis kabel yang digunakan pada topologi ini pada umumnya adalah kabel coaxial. Setiap komputer yang terhubung dengan jaringan ini perlu membaca alamat dalam pesan.

Apabila alamat pada pesan yang dikirim sudah cocok dengan alamat komputer pembaca, maka komputer penerima atau pembaca akan segera mengambil pesan tersebut.

Adapun kelebihan dan kekurangannya adalah sebagai berikut:

Kelebihan :

  • Instalasinya cukup mudah
  • Biayanya relatif murah
  • Apabila terjadi kerusakan pada satu komputer client, maka hal ini tidak akan mempengaruhi komunikasi antar client yang lain.
  • Apabila ingin menambah maupun mengurangi terminal maka dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang sedang berjalan.

Kekurangan :

  • Apabila terjadi kerusakan pada kabbel utama (putus), maka akan mengakibatkan semua komputer tidak bisa saling berkomunikasi (hubungan).
  • Apabila kabel utama terlalu panjang lalu terjadi kerusakan, maka hal ini dapat mengakibatkan sulitnya pencarian penyebab masalah.
  • Apabila jaringan pada topologi ini terdiri dari banyak komputer, maka hal ini dapat menjadi penyebab terjadinya tabrakan pada proses pengiriman pesan (lemot).
  • Keamanan data yang kurang terjamin, dan
  • Memerlukan hardware tambahan (repeater) jika jarak terlalu jauh atau panjang.

02. Topologi Star

Topologi Star

Dsebut dengan topologi star karena topologi jaringan ini memiliki bentuk seperti halnya bintang. Jenis topologi ini memiliki sebuah komponen yang bertugas sebagai pusat pengontrol.

Sehingga semua simpul yang hendak melakukan komunikasi harus melewati pusat pengontrol terebut. Pusat kontrol yang dimaksud dalam topologi star ini adalah Switch atau Hub.

Adapun kelebihan dan kekurangannya adalah sebagai berikut:

Kelebihan :

  • Mudah dikelola dan dihubungkan (penyebab kegagalan mudah untuk diketahui).
  • Kegagalan pada sebuah komputer tidak berpengaruh pada kegagalan seluruh jaringan.
  • Kontrol yang terpusat, sehingga mempermudah dalam melakukan deteksi dan isolasi kesalahan.

Kekurangan :

  • Apabila pusat kontrol mengalami kegagalan maka dapat memutuskan semua komunukasi.
  • Apabila pusat kontrol menggunakan HUB, maka dapat berpengaruh pada kecepatan akibat penambahan komputer pada jaringan tersebut.
  • Penggunaan kabel yang boros.

03. Topologi Ring

Topologi Ring

Topologi Ring (cincin) adalah jenis topologi yang memiliki bentuk seperti halnya cincin yang melingkar.

Semua komputer yang berada dalam jaringan ini akan dihubungkan dengan bentuk cincin.

Jenis topologi ini mirip dengan topologi bus, informasi yang dikirim oleh sebuah komputer akan dilewatkan ke media transmisi, melewati satu komputer ke komputer lainnya.

Adapun kelebihan topologi ring adalah sebagai berikut:

Kelebihan :

  • Mampu melayani aliran lalulintas data yang padat.
  • Aliran data mengalir lebih cepat, karena mampu melayani data dari jalur kiri maupun kanan dari server.
  • Transmisi data yang cukup sederhana, karena perjalanan paket data hanya dalam satu arah saja.

Kekurangan :

  • Apabila terjadi kerusakan terhadap salah satu media pengirim maupun terminal, maka dapat melumpuhkan fungsi seluruh jaringan.
  • Paket data yang dikirm terlebih dahulu akan melewati setiap komputer (antara komputer dan penerima), sehingga hal ini menjadikannya lebih lambat.
  • Apalagi ingin mengembangkan jaringan ini, maka akan lebih sulit dalam melakukan penambahan terminal atau node apabila port sudah habis.

04. Topologi Tree

Topologi Tree

Topologi Tree (pohon) merupakan topologi jaringan yang merupakan pengembangan dari topologi bintang. Jenis topologi ini biasanya digunakan pada jaringan LAN.

Adapun kelebihan dan kekurangan dari topologi tree adalah sebagai berikut:

Kelebihan :

  • Memungkinkan untuk mempunyai jaringan point to point.
  • Karena termasuk pengembangan dari topologi star (bintang), pada topologi ini dapat mengatasi keterbatasan pada topologi star, yakni keterbatasannya pada titik koneksi hub.
  • Pada topologi tree seluruh jaringan dibagi menjadi bagian yang lebih gampang diatur.
  • Keunggulan lain yang dimiliki topologi tree ini adalah dapat menjangkau jarak yang lebih jauh, yakni dengan mengaktifkan fungsi repeater pada HUB.

Kekurangan :

  • Memiliki bentuk bercabang, sehingga memerlukan cara untuk menunjukkan kemana arah data akan ditujukan.
  • Memerlukan sebuah mekanisme untuk dapat mengatur transmisi pada terminal dalam jaringan.
  • Menggunakan jumlah kabel yang lebih banyak, sehingga membutuhkan perencanaan yang matang, misalnya dalam melakukan tata letak pada ruangan yang akan digunakan.
  • HUB menjadi elemen yang kritis.

05. Topologi Mesh

Topologi Mesh

Topologi Mesh merupakan jenis topologi yang dibangun dengan tingkat restorasi dari berbagai alternatif rute mapun penjaluran yang pada umumnya disiapkan dengan dukungan aplikasi (software).

Adapun kelebihan dan kekurangan dari topologi mesh adalah sebagai berikut:

Kelebihan :

  • Dapat melakukan komunikasi langsung dengan piranti yang dituju.
  • Data yang dikirim bisa langsung menuju komputer tujuan dan tidak melalui komputer yang lainnya.
  • Apabila terjadi kerusakan atau gangguan kabel antara komputer A dengan B, hal ini tidak akan berpengaruh pada koneksi komputer A dengan yang lainnya.
  • Apabila terjadi kerusakan koneksi antar komputer, hal ini dapat di identifikasi lebih mudah.

Kekurangan :

  • Setiap piranti harus memiliki port I/O, sehingga membutuhkan banyak kabel yang berdampak pada banyaknya biaya yang dikeluarkan.
  • Instalasi dan juga konfigurasi lebih sulit dilakukan karena komputer satu dengan komputer yang lainnya harus memiliki koneksi secara langsung.
  • Memiliki biaya yang cukup besar dalam mememlihara hubungan yang berlebih.

06. Topologi Peer to Peer

Topologi Peer to Peer

Topologi Peer to Peer adalah jenis topologi yang sangat sederhana. Karena hanya menggunakan 2 jaringan komputer saja untuk saling terhubung.

Karena hanya menggunakan 2 buah komputer saja, sehingga hanya membutuhkan satu kabel jaringan saja untuk dapat menghubungkan antara 2 komputer tersebut.

Adapun kelebihan dan kekurangannya adalah sebagai berikut :

Kelebihan :

  • Membutuhkan biaya yang relatif murah.
  • Masing-masing komputer dapat berperan menjadi client dan juga server.
  • Instalasi jaringan yang cuku mudah.

Kekurangan :

  • Memiliki tingkat keamanan yang sangat rentan.
  • Sulit untuk dikembangkan.
  • Sistem keamanannya dikonfigurasi oleh masing-masing pengguna.

07. Topologi Linier

Topologi Linier

Jenis topologi ini juga bisa disebut dengan topologi bus yang beruntut. Topologi ini dirangkai secara berurutan dengan menggunakan kabel utama yang dihubungkan dengan titik yang terdapat dalam komputer.

Topologi linier mempunyai skema yang mirip dengan topologi bus serta menggunakan konektor BNC dan kabel RJ 58.

Adapun kelebihan dn kekurangannya adalah sebagai berikut:

Kelebihan :

  • Pengembangan jaringan yang relatif mudah dilakukan.
  • Penggunaan kabel yang lebih efisien, sehingga membutuhkan biaya yang lebih rendah.
  • Memiliki skema jaringan yang cukup sederhana sehingga mudah untuk dibangun (dikembangkan).
  • Apabila ingin melakukan penambahan maupun pengurangan terminal, hal ini tidak akan mengganggu sistem yang sedang berjalan.

Kekurangan :

  • Potensi terjadinya collision cukup tinggi, sehingga jenis topologi ini lebih sesuai digunakan pada jaringan komputer dalam skala kecil.
  • Tingkat keamanan yang rentan.
  • Apabila terjadi penambahan pengguna dapat berakibat pada transfer data yang akan semakin lamban.
  • Harus menggunakan piranti tambahan seperti repeater untuk konkesi jarak jauh.
  • Terdapat batasan maksimum pada jumlah node yang dapat terhubung dalam satu sitem topologi.
  • Apbila kabel penghubung utama rusak, dapat membuat seluruh sistem menjadi rusak.
  • Dan jika terjadi kerusakan maka akan sulit mencari sumber masalah.

08. Topologi Hybrid

Topologi Hybrid

Topologi Hybrid merupakan perpaduan antara dua jenis topologi jaringan yang berbeda. Jenis topologi ini pada umumnya banyak digunakan pada perusahaan yang mengambil alih perusahaan lain.

Adapun kekurangan dan kelebihan yang dimilikinya adalah sebagai berikut:

Kelebihan :

  • Fleksibel dan juga efisien karena dapat memadukan dua jenis topologi tanpa harus merubah yang lainnya.
  • Penambahan koneksi lainnya akan sangat mudah untuk dilakukan.
  • Memiliki kecepatan yang stabil.

Kekurangan :

  • Pengelolaannya cukup sulit dilakukan.
  • Membutuhkan biaya yang cukup mahal dalam pembangunannya.
  • Instalasi dan juga konfigurasinya yang cukup sulit dilakukan, karena memiliki dua jenis topologi yang berbeda.
  • Membutuhkan piranti jaringan yang cukup banyak, seperti hub, switch, router, access point dan lain-lainnya.

09 Topologi Hirarki

Topologi Hirarki

Topologi Hirarki memiliki bentuk sepertihalnya pohon yang bercabang dan terdiri dari komputer induk yang berfungsi sebagai host.

Jenis topologi ini biasanya digunakan pada perusahaan besar yang memiliki beberapa cabang daerah, sehingga data dari pusat dapat didistribusikan pada cabang maupun sebaliknya.

Adapun kekurangan dan kelebihan topologi hirarki adalah sebagai berikut:

kelebihan :

  • Lebih mudah dalam melakukan manajemen, karena memiliki pusat node yang ada didalam tingkatannya masing-masing.
  • Dapat menjangkau hingga jarak yang cukup jauh dengan menggunakan repeater yang dimiliki oleh hub.

Kekurangan :

  • Apabila terdapat satu node yang rusak, dapat mengakibatkan node yang ada dibawahnya menjadi tidak dapat berfungsi tidak efektif.
  • Membutuhkan kabel yang tidak sedikit.
  • Sering mengalami collision.

10. Topologi Broadcast

Topologi Broadcast

Jenis topologi jaringan yang terakhir adalah topologi broadcast. Jenis topologi ini adalah type pertama kali dari topologi logic computer.

Secara sederhana, jenis topologi ini dapat digambarkan sebagai suatu host yang mengirimkan data keseluruh host lain pada suatu media jaringan.

Supaya lebih jelas, silahkan dilihat pada gambarnya ya.


Akhir Kata

Nah itulah macam macam topologi jaringan yang dapat saya bagikan untuk sobat semua

Yuk baca pula panduan cara menggunakan turbo VPN pada tulisan sebelumnya. Semoga bermanfaat dan terima kasih :D.

Leave a Comment