Duri Yang Menancap di Telapak Kaki

0
65

Sudah kubilang jika duri itu tidak kamu cabut dan buang dia hanya akan menghalangimu, semakin hari duri itu akan menyakitimu dan hanya akan memperlambat langkahmu.

Saat duri itu kamu biarkan, maka setiap kali kamu melangkah maka kamu akan tertatih tatih dalam setiap langkah jalanmu. Semakin dibiarkan maka akan semakin memperlambat sebuah langkah.

Bukankah dulu selalu aku mengingatkanmu, seharusnya kamu dulu segera melepaskan duri itu, mungkin si duri kala itu ingin keluar karena telah menyakiti seorang, dia berusaha keluar, namun kamu tahu dia juga tidak berdaya untuk lepas, dia tidak punya tangan dan kaki untuk begerak, dia seperti terpaku, menunggu tindakan orang yang mungkin sengaja menginjaknya, saat itu dia berusaha dan akhirnya pasrah, dia mencari alasan untuk tetap disana, dia mencoba mencari kenyamanan, dan perlahan duri itu menemukan alasan untuk menyatu, dan ketika kamu ingin membuangnya, duri itu sudah terlalu nyaman berada di kakimu, dan mungkin dia sudah mendarah daging…

Maka saat itu kamu akan menyesalinya… Karena di mana mana yang namanya duri ini selalu menyakitkan, jangankan duri, suntikan vitamin yang diberikan oleh bidan paling ramah pun akan menyakitkan…

Tapi duri itu tetap bersalah, dia terlalu tajam sehingga mampu menembus kulit kakimu, dia seharusnya tumbuh di tempat yang jauh, yang mana makhluk sepertimu tak dapat menjumpainya.. bagaimanapun juga duri itu memang harus di salahkan.. Bukankah memang harus begitu…

Kamu tau kan kalau akulah duri itu, dan mungkin dan perlu kamu tau, dunia ini penuh dengan duri, maka berhati-hatilah untuk melangkahkan kakimu…

****

Terima kasih atas kerelaannya membaca sesuatu yang tak bermakna ini 😳

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here