Cerita Ketika Mau Kuliah Di Kampus Kemandirian (MEC)

1
148

Assalamu’alaikum wr. wb.

Alhamdulillah malam hari ini saya masih dikasih kesempatan untuk menulis sebuah cerita saya ketika akan kuliah di Kampus Kemandirian (Mandiri Entrepreneur Center).

Awal saya tahu informasi tentang Kampus Kemandirian ini adalah ketika adik saya Fahmi, yang ketika itu masih kelas 2 SD di SDN Karangsono 01 yang mendapatkan bantuan atau santunan lebih tepatnya oleh sebuah lembaga yang bernama Yatim Mandiri, yang ada di kota Jember.

kemudian menjelang beberapa Hari keponakan saya yang bernama Faiz yang bekerja di cabang Yatim Mandiri Jember, menawarkan saya untuk ikut program Outbound Sina-Sinu yang di Ketuai Oleh Bpk. Chotieb yang saat ini menjabat sebagai kepala cabang Yatim Mandiri Jember.

setelah berbincang-bincang dengan Faiz.. kemudian saya ngomong dulu kepada Ibu saya untuk meminta Izin kepadanya.. dan Alhamdulillah saya di izinkan untuk ikut.

kemudian saya menyiapkan beberapa barang yang dibutuhkan dan persiapan lainnya. dari kota Jember terdapat 3 Perwakilan, salah satunya termasuk saya dan 2 teman lainnya, namun saya lupa namanya hehehe…

nah itu salah satu foto ketika disana… itu saya yang ada ditengah pake surban di lehernya (hehe ganteng kan? wkwkw)

loh katanya mau cerita tentang pengalaman ketika mau kuliah dikampus?

iya itukan informasinya saya dapat dari sana… ya saya ceritain juga

sudah jangan ribut.. monggo dilanjut ceritanya..

jadi setelah dari sana, tepatnya sebelum berangkat dilokasi Outbound. saya dan teman-teman saya mampir dulu di kampus kemandirian.. disana dijelaskan juga sih tapi tidak terlalu detail..

nah ketika dari sana saya kemudian sangat tertarik untuk mendaftar karena programnnya pun sangat bagus.

akhirnya saya meminta izin ke Ibu saya, yang pada waktu itu sedang sakit. namun Ibu saya tetap mengizinkan saya dan mendukung saya untuk tetap ikut kuliah disana.

beberapa hari kemudian saya diajak oleh Faiz ke Kantor Cabang Yatim Mandiri Jember untuk mengikuti sebuah tes… saya sangat senang dan Bahagia karena bisa mengikuti tes, akhirnya saya berangkat dengan dibonceng oleh Faiz. ketika sampai dijalan Raya kemudian saya bergantian Menyetir Motor milik Faiz.. pada awalnya sih santay sambil menikmati jalanan di Jember. eiitsss pas saking seneng nya saya tidak menyadari kalo di depan saya tiba-tiba ada Bus yang ngerem mendadak hingga mobil dibelakangnyapun juga ikut rem mendadak, karena saya terlalu senang hingga akhirnya hilang kendali untuk ngerem juga, dan BRUKKK!…. saya  nabrak bagian belakang Mobil Jeep.. untung saja gak terjadi apa-apa. tapi motornya si Faiz ini rusak bagian depannya. untung saja Faiz ini orangnya Baik Hati hehe…

hingga pada akhirnya Faizlah yang bonceng saya lagi… karena saya sedikit trauma juga hehe..

sesampainya di Kantor Cabang Jember.. saya masuk “Assalamu’alaikum…” kemudian dijawab “Wa’alaikumsalam…” dalam batin saya “Astagfirullah.. kok akhwat semua ya yang daftar…” disana sekitar ada beberapa perempuan yang sudah sampai. dan laki-lakinya tinggal saya saja…

kemudian saya duduk-duduk sambil menunggu penguji testnya datang, tidak lama kemudian yang ngetes alias yang nguji dateng, dan diruangan tempat diuji dijelaskan tata caranya untuk mengisi lembar ujian tulisnya, bukan hanya ujian tulis saja tapi saya dan teman-teman juga di tes lisan.

dalam tes lisan juga banyak pertanyaan pertanyaan yang terkadang saya malu mau menjawab… misalnya.. pas saya tes lisan sama pengujinya di tanyai “pernah lihat film dewasa?” kemudian saya senyum-senyum sendiri, karena ini untuk kebaikan saya kedepan, jadi saya jawab saja “Iya”

dan ditanya-tanya banyak hal, kemudian disuruh baca salah satu surat dalam juz Amma, kemudian saya membacanya, walaupun terkadang saya mengulang ulang ayatnya hehe…

setelah tes lisan selesai, kemudian saya melanjutkan tes tulisnya

tak lama kemudian semua temen saya yang mengerjakan tes tulis dan tes lisan nya selesai mereka semua pada mengumpulkan semua hasil ujian mereka, saya bingung dan keburu-buru, soalnya tinggal saya saja sama pengujinya disana, kadang saya juga malu, karena lambat mengerjakan tesnya…

kemudian saya bertanya kepada pengujinya, yang saya panggil Mas.

“mas waktunya sampai kapan ya”?

“udah selesaikan dulu saya tunngu gak apa-apa!”

mendengar kata itu saya semakin malu.. hihihihi.. tapi saya terus berusaha untuk menjawab pertanyan-pertanyaan yang ada di lembar ujian tersebut, walaupun terkadang saya pake teknik anak kecil ketika tidak mengerti maksud soalnya hehe…

nah Alhamdulillah beberapa menit kemudian saya selesai menjawabnya… kemudian saya menunggu si Faiz sambil sholat dhuhur terlebih dahulu bersama para karawan Yatim Mandiri Jember dan Penguji saya yang baru saya sadari kalo ternyata penguji saya adalah Ketua Asrama di Kampus MEC tersebut hehe… (saya menyadarinya ketika nyampe kampus hehe)

Setelah selesai menuaikan sholat berjama’ah di masjid kemudian saya kembali ke Kantor Yatim Mandiri Jember, sambil menunggun saya dan penguji saya di suguhi makanan rujak, kebetulan siang belum makan jadi laper, jadi saya habisin hehehe…

setelah itu kemudian saya berpamitan untuk pulang… sesampainya di perjalanan saya terus berdo’an kepada Allah SWT. agar Ujian tadi bisa menghasilkan dan meberikan jalan terbaik kepada saya dan Keluarga saya kedepannya…

setiap hari saya memikirkan hal tersebut, hingga pada suatu hari ketika saya sedang berjualan kerudung di pasar membantu Guru SMK saya yang sedang berjualan, ketika itu pas di Bulan Ramadhan, hehe sambil ngisi hari-hari luang saya yang sedang menganggur saya putuskan untuk ikut berjualan. ketika itu cuaca sedang mendung, dan pelanggan agak sepi…

karena mendung dan pelanggan agak sepi jadi saya putuskan untuk izin sebentar ke guru saya kalau saya mau ke foto copyan sebentar, dan akhirnya dizinkan, saya kemudian alasan mau ngeprint file, sambil iseng-iseng saya ngecek di website kampus yang saya ingin belajar disana dengan alamat kampuskemandirian.org setelah saya lihat-lihat Alhamdulillah dengan senang hati dan rasa Syukur kepada Allah kalau akhirnya saya diterima disana…

kemudian saya print semua syarat-syaratnya untuk saya baca kembali dirumah. kemudian saya juga memberitahu guru saya kalau saya diterima disana.. guru saya pun turut senang 🙂

tak lama kemudian saya ditelpon dari kantor Yatim Mandiri Jember dan diberi tahukan kalo saya masuk alias keterima untuk belajar di Kampus Kemandirian, ya saya pura-pura pake nada kaget.. soalnya dari sebelum di telphone saya sudah kaget duluan hehe..

kemudian keesokan harinya saya pergi ke Kantor Yatim Mandiri Jember untuk diberikan pembekalan selama di Kampus…

oh iya sebelumnya saya juga sudah memberitahu Ibu saya, tapi saya lumayan dilema, karena keadaan Ibu saya waktu itu sedang sakit… dan tidak bisa terlalu banyak berfikir… setelah ditinggal oleh Alm. Bpak saya..

namun Ibu saya tetap yakin.. Insyaallah Allah akan memberikan jalan terbaik untuk Hambanya yang bersyukur…

namun saya masih dilema, karena nenek saya yang selama saya belajar selalu memanja saya dengan selalu dimasakin, dibuatin kopi, tapi ketika saya mau berangkat nenek saya jatuh sakit dan lumpuh sebelah badan… saya sempat berfikir untuk membatalkan untuk pergi ke kampus MEC sana… namun setelah saya pikir kembali mungkin ini sebuah ujian dari Allah…

akhirnya saya bertekad untuk berangkat dan meminta do’a restu Ibu dan Nenek beserta paman Bibi saya..

dan Alhamdulillah saya bisa sampai di kampus dengan selamat, namun pikiran saya terasa masih tertinggal dikampung halaman saya memikirkan Ibu dan Nenek saya yang sedang sakit dirumah…

begitulah singkatnya dari cerita saya ini, kok masih singkatnya ya?.. iya karena sebenernya ceritanya puaaannnjjaaaaang banget hehe ^_^

mungkin sobat tertarik ingin belajar di Kampus Kemandirian?.. silahkan cek di websitenya langsung ya 🙂

Terima Kasih.. Wassalamu’alaikum wr wb.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here