Dari dulu saya sudah menulis impian ini, iya jadi fotografer. Pengen banget bisa jago fotografi. Motivasi saya untuk menjadi fotografer bukanlah karena keren, bisa dapet uang banyak (salah satunya sih iya) ataupun biar kece gitu.

Namun, karena dengan fotografi, saya bisa mengabadikan suatu hal yang indah dipandang, kan sayang kalau hal-hal yang indah cuman bisa dipandang sekali saja, berkali-kali dong seharusnya, kayak wajah manismu kalau lagi senyum misalnya.

Sobat tau nggak sih, kenapa saya milih fotografi? mau tau? beneran? yang bener? mau tau bener nggak nih? kok ga jawab sih? (oh iya kan ini bukan pembicaraan tatap muka).

Fotografi itu nggak asal-asalan jeprat, jepret, jeprit, jeprut, jeprot tapi ada maknanya. Nggak mungkin dong seorang fotografer saat melakukan shoot pada objeknya yang penting gambarnya ketangkep kamera? iya nggak dong pastinya.

Seorang fotografer akan mencoba sebisa dan sekreatif mungkin untuk mencari sisi foto yang paling bagus, siapapun dan apapun dan dimanapun, sang fotografer akan mencari sisi terbaiknya, ia tidak peduli apapun kekurangan pada objeknya, karena yang dipercaya olehnya adalah setiap objek pasti memiliki sisi yang bagus, jika tidak ada berarti masih belum ditemukan.

Jadi saya ingin sekali menjadi seorang fotografer adalah karena makna yang dalam tersebut, saya ingin bisa mencari sisi terbaik dalam setiap kejadian, baik terjadi pada alam, pada hari, pada bulan, pada tahun, pada diri sendiri, pada kekasih yang dulu hilang dan kini belum kembali, pada istri orang eh, dan pada apapun itu.

Namun menjadi fotografer saja bagi saya ndak cukup, karena saya juga pernah memiliki impian lain, kalian tahu apa? yaps saya ingin menjadi seorang programmer.

Kan, bila seorang fotografer akan selalu mencari sisi terbaik dari pada objeknya, maka seorang programmer, ia akan selalu memperbaiki bug (celah) pada program yang dibikinnya.

Jadi seorang fotografer = selalu berfikir positif dan selalu kreatif, sedang seorang programmer akan terus berusaha menjadi lebih baik dari kesalahan yang telah dibuatnya. Jadi kedua hal tersebut memiliki makna yang luar biasa.

Mungkin itu aja sih..

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *